anosognosia
anosognosia (anosagnosia)
Ringkasan Singkat
Kegagalan berbasis neurologis untuk mengenali keberadaan gangguan atau defisit fisik maupun kognitif pada diri sendiri.
Anosognosia adalah kondisi di mana seseorang yang menderita kecacatan tertentu tampak tidak menyadari atau menyangkal keberadaan kecacatan tersebut. Ini bukan sekadar penyangkalan psikologis (denial), melainkan kegagalan neurologis yang nyata dalam mengenali defisit seperti gangguan kognitif, kehilangan pendengaran, penglihatan buruk, atau kelumpuhan.
Contoh klasik dari kondisi ini adalah Sindrom Anton, di mana seseorang yang mengalami buta total bersikeras bahwa mereka masih bisa melihat. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kerusakan pada lobus parietal atau area asosiasi di otak yang bertanggung jawab untuk integrasi informasi sensorik dan kesadaran diri.
Kurangnya kesadaran ini seringkali menghambat proses rehabilitasi karena pasien tidak merasa perlu mencari pengobatan untuk masalah yang menurut mereka tidak ada.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Prigatano, G. P. (2010). The Study of Anosognosia. Oxford University Press.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.